SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI, SUGENG RAWUH, SUGENG LENGGAH SINAMBI NYIMAK

Jumat, 23 Juli 2021

WALAU PANDEMI TETAP RAIH PRESTASI

 

Assalaamu’alaikum Wr. Wb

Hallo guys….selamat bertemu lagi dengan kami keluarga besar SMP Negeri 4 kepil kabupaten Wonosobo……. Saat ini memang masih masa Pandemi Covid-19,  yang entah kapan akan berakhir???, namun semua itu tidak menyurutkan semangat kami untuk selalu berkreasi, khususnya dalam bidang Pendidikan.

Kali ini SMP N 4 kepil akan menyajikan berbagai kegiatan terutama yang berkaitan dengan lomba baik FLS2N maupun yang lain.

Untuk lomba FLS2N, kami menampilkan dua cabang lomba yaitu :

1.      1.    Lomba Menyanyi Solo

2.      2.    Kreatifitas Seni Musik Tradisional

Dua macam lomba tersebut sudah terlaksana dan alhamdulillah berkat doa dan kesungguhan dari para siswa dan para pembimbing dua cabang lomba tersebut semuanya mendapatkan Juara walaupun baru tingkat kabupaten.

Untuk Menyanyi Solo mendapatkan Juara 2 kabupaten, sedangkan Kreatifitas seni music tradisional mendapatkan Juara 3.

Semoga diwaktu yang akan datang akan lebih meningkat, baik kwantitas maupun kwalitas lomba untuk menjadi yang terbaik dan menjadi Idola bagi masyarakat sekitar.

Baiklah untuk lebih jelasnya marilah kita saksikan Video lomba tersebut .......

FLS2N 2021-SMP 4 KEPIL 

WONOSOBO JATENG -JESSICA


JUARA 3 lOMBA kREATIFITAS 
MUSIK TRADISIONAL

3.      Lomba menulis sinopsis asal usul / Babat Wonosobo dalam rangka hari Jadi Wonosobo.

Untuk lomba yang satu ini baru akan dilaksanakan, smoga anak anak mampu untuk menulis sinopsis tentang sejarah Wonosobo dari menyaksikan Video.

Lomba ini dibimbing oleh Guru bahasa Indonesia,   .... smoga juga mendapatkan Juara ya ?

Inilah salah satu Sinopsis Babat Wonosobo Karya Salah satu Siswa SMP N 4 Kepil :

LEGENDA WONOSOBO.

    Berdasarkan cerita rakyat, pada sekitar awal abad 17 tersebutlah tiga orang pengelana masing-masing bernama Kyai Kolodete, Kyai Karim dan Kyai Walik, mulai merintis suatu permukiman di daerah Wonosobo. Selanjutnya Kyai Kolodete berada di dataran tinggi Dieng, Kyai Karim berada di daerah Kalibeber dan Kyai Walik berada di sekitar kota Wonosobo sekarang ini. Di kemudian hari dikenal beberapa tokoh penguasa daerah Wonosobo seperti Tumenggung Kartowaseso sebagai penguasa daerah Wonosobo yang pusat kekuasaannya di Selomanik.

Dikenal pula tokoh bernama Tumenggung Wiroduta Wonosobo yang di Pecekelan – selanjutnya dipindahkan sebagai pusat kekuasaannya yaitu Kalilusi, kemudian ke Ledok yang  selanjutnya dipindahkan lagi di  Plobangan  selanjutnya di kota Wonosobo sekarang ini.

    Salah seorang cucu Kyai Karim juga disebut sebagai salah seorang penguasa Wonosobo. Cucu Kyai Karim tersebut dikenal sebagai Ki Singowedono yang telah mendapat hadiah satu tempat di Selomerto dari Keraton Mataram serta diangkat menjadi penguasa daerah ini namanya berganti menjadi Tumenggung Jogonegoro. Pada masa ini Pusat kekuasaan dipindahkan ke Selomerto. Setelah meninggal dunia Tumenggung Jogonegoro dimakamkan di desa Pakuncen. Selanjutnya pada masa perang Diponegoro ( 1825 - 1930 ), Wonosobo merupakan salah satu basis pertahanan pasukan pendukung Diponegoro. Beberapa tokoh penting yang mendukung perjuangan Diponegoro adalah Imam Misbach atau kemudian dikenal dengan nama Tumenggung Kertosinuwun, Mas Lurah atau Tumenggung Mangkunegaran, Gajah Permodo dan Kyai Muhamad Ngarpah. Dalam pertempuan melawan Belanda, Kyai Muhamad Ngarpah berhasil memperoleh kemenangan yang pertama. Atas keberhasilan itu Pangeran Diponegoro memberi nama kepada Kyai Muhamad Ngarpah dengan sebutan Tumenggung SETJONEGORO. Selanjutnya Tumenggung SETJONEGORO diangkat sebagai penguasa Ledok dengan gelar TUMENGGUNG SETJONEGORO. Eksistensi kekuasaan SETJONEGORO di daerah Ledok ini dapat dilihat lebih jauh dari berbagai sumber termasuk laporan Belanda yang dibuat setelah perang Diponegoro selesai. Disebutkan pula bahwa SETJONEGORO adalah Bupati yang memindahkan pusat kekuasaan dari Selomerto ke kawasan kota Wonosobo sekarang ini. Asal usul nama Wonosobo sangat erat kaitannya dengan banyaknya para pendatang. Menurut peristilahan, Wonosobo berasal dari dua kata yaitu “wono” yang artinya hutan, dan “sobo” yang artinya mengunjungi. kata Wonosobo kurang lebih artinya kawasan hutan yang banyak dikunjungi. Pada awat abad ke-17 agama Islam sudah mulai berkembang luas di daerah Wonosobo. 

    Seorang tokoh penyebar agama Islam yang sangat dikenal pada masa itu adalah Kyai Asmarasufi, yang dikenal pula sebagai menantu Ki Wiroduto salah seorana penguasa di Wonosoho Kyai Asmarasufi yang mendirikan Masjid Dukuh Bendosari dipercaya sebagai cikal-bakal atau tokoh yang kemudian menurunkan pada ulama Islam dan pemilik pondok pesantren yang ada di Wonosobo pada masa berikutnya seperti Kyai Ali Bendosari, Kyai Syukur Sholeh, Kyai Mansur Krakal, Kyai Abdulfatah Tegalgot, Kyai Soleh Pencil, Kyai As'ari, Kyai Abdul Fakih, Kyai Muntaha dan Kyai Hasbullah. Demikianlah, dari hari ke hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, waktu berjalan terus, keadaan Wonosobo makin lama makin berkembang sejalan dengan kemajuan peradaban manusia. Dan selanjutnya pada masa antara tahun 1825 - 1830 atau tepatnya pada masa Perang Diponegoro, Wonosobo merupakan satah satu medan pertempuran yang penting dan bersejarah. 

    Daerah ini adalah salah satu basis pertahanan pasukan pendukung Pangeran Diponegoro, dengan kondisi alam yang menguntungkan serta dukungan masyarakat yang sangat besar terhadap perjuangan tersebut. Beberapa medan pertempuran yang menandai perjuang pasukan pendukung Pangeran Diponegoro tersebar di Gowong, Ledok, Sapuran, Plunjaran, Kertek dan sebagainya. Di samping itu dikenal pula beberapa tokoh penting di Wonosobo yang mendukung perjuangan Pangeran Diponegoro melawan kekuasaan kolonial Belanda. Tokoh-tokoh tersebut antara lain adalah Imam Misbach atau di kemudian hari dikenal dengan nama Tumenggung Kartosinuwun, Mas Lurah atau Tumenggung Mangkunegaran, Gajah Permodo dan Ki Muhammad Ngarpah. 

    Nama yang terakhir ini adalah tokoh penting yang mendukung perjuangan Pangeran Diponegoro di Wonosobo. Walaupun perjuangan Muhammad Ngarpah tidak terbatas di daerah Wonosobo saja melainkan juga di daerah Purworejo, Magelang, Klaten dan sebagainya, akan tetapi keberadaan beliau sangat penting dalam sejarah Wonosobo. Muhammad Ngarpah bersama-sama Mulyosentiko memimpin pasukan pendukung Pangeran Diponegoro menghadang pasukan Belanda di Legorok dekat Pisangan Yogyakarta. Dalam pertempuran di Legorok tersebut Ki Muhammad Ngarpah bersama-sama Ki Mulyosentiko beserta pasukannya berhasil menewaskan ratusan tentara Belanda, termasuk empat orang tentara Eropa. Mereka juga berhasil mengambil emas lantakan senilai 28,00 gulden pada saat itu. Pada pencegatan di Legorok, Belanda mengatami kekalahan sehingga hanya beberapa orang saja yang dapat melarikan diri. Menurut catatan sejarah, kemenangan Ki Muhammad Ngarpah serta para pendukungnya itu adalah kemenangan pertama pasukan pendukung pangeran Diponegoro. Maka berdasarkan keberhasilan tersebut Pangeran Diponegoro memberi nama Setjonegoro kepada Muhammad Ngarpah dan nama Kertonegoro kepada Mulyosentiko. 

    Selanjutnya Setjonegoro diangkat sebagai penguasa Ledok dengan gelar Tumenggung Setjonegoro. Pada masa-masa berikutnya Setjonegoro terus aktif mendukung perjuangan Pangeran Diponegoro, bersama-sama dengan tokoh pendukung lainnya seperti Ki Muhammad Bahrawi atau Muhammad Ngusman Libasah, Muhammad Salim, Ngabdul Latif dan Kyai Ngabdul Radap. Dalam pertempuran di Ledok dan sekitamya,Tumenggung Setjonegoro mengerahkan 100 orang prajurit yang dipimpin oleh Mas Tumenggung Joponawang untuk menghadapi serbuan Belanda. Tumenggung Setjonegoro juga pemah mendapat tugas dari Pangeran Diponegoro untuk mengepung benteng Belanda di Bagelen. Dalam pertempuran di daerah Kedu, pemimpin pasukan Belanda bemama Letnan De Bruijn terbunuh. Selain itu Setjonegoro dan Kertonegoro juga terlibat dalam pertempuran di daerah Delanggu. Mereka memimpin pasukan ke daerah Lanjur untuk menghadang pasukan Belanda yang datang dari Klaten. 

    Dari hasil Seminar Hari Jadi Wonosobo pada tanggal 2 April 1996 (yang dihadiri oleh Tim Peneliti Hari jadi Wonosobo dari Fakultas Sastra UGM, Muspida, sesepuh dan pinisepuh Wonosobo termasuk yang ada di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, pimpinan DPRD dan pimpinan komisi serta instansi di Wonosobo), disepakati bahwa momentum Hari Jadi Wonosobo jatuh pada tanggal 24 Juli 1825, dan hal ini telah ditetapkan menjadi Perda dalam Sidang Pleno DPRD Kabupaten Wonosobo tanggal 11 Juli 1994. Dipilihnya tanggal tersebut erat kaitannya dengan peristiwa kemenangan pertama pasukan pendukung pangeran Diponegoro yang dipimpin oleh Ki Muhammad Ngarpah atau Tumenggung Setjonegoro di Legorok. Walaupun serangan yang berhasil itu tidak terjadi di wilayah Wonosobo, akan tetapi peristiwa itulah yang mengangkat karir Muhammad Ngarpah sehingga diangkat menjadi penguasa Ledok dengan gelar Tumenggung Setjonegoro.

    Adapun penguasa atau kepala pemerintahan Kabupaten Wonosobo dari tahun 1825 sampai sekarang adalah sebagai berikut :

1. Tumenggung SETJONEGORO 1825 – 1832

2. Tumenggung R. MANGOENKOESOEMO 1832 – 1857

3. Tumenggung R. KERTONEGORO 1857 – 1863

4. Tumenggung TJOKROHADISOERDJO 1863 – 1869

5. Tumengung SOERJOHADIKOESOEMO 1869 – 1898

6. R. Tumenggung SOERJOHADINEGORO 1998 – 1919

7. Adipati R.A. SOSROHADIPRODJO 1920 – 1944

8. Bupati R. SINGGIH HADIPOERA 1944 – 1946

9. Bupati R. SOEMINDRO 1946 – 1950

10. Bupati R. KADRI 1950 – 1954

11. Bupati R. OEMAR SOERJOKOESOEMO 1955 – .

12. Bupati R. SANGIDI HADISOETIRTO 1955 – 1957

13. Kepala Daerah RAPINGOEN WIMBOHADI SOEDJONO 1957 – 1959

14. Bupati R. WIBOWO HELLY 1960 – 1967

15. Bupati Kepala Daerah Drs. DARODJAT A.N.S. 1967 – 1974

16. Pj. Bupati Kepala Daerah R. MARDJABAN 1974 – 1975

17. Bupati Kepala Daerah Drs. SOEKANTO 1975 – 1985

18. Bupati Kepala Daerah Drs. POEDJIHARDJO 1985 – 1990

19. Bupati Kepala Daerah Drs. H. SOEMADI 1990 – 1995

20. Bupati Kepala Daerah Drs. H. MARGONO 1995 – 2000

21. Bupati Drs. TRIMAWAN NUGROHADI 2000 - 2005

22. Bupati Drs. H. ABDUL KHOLIQ ARIF 2005 - sekarang


Kamis, 24 Juni 2021

WORKSHOP KTSP SMP NEGERI 4 KEPIL TAHUN PELAJARAN 2021 / 2022

 


Masa pandemi .... tidak menyurutkan semangat para Pengelola SMP N 4 kepil untuk selalu bekerja dengan sungguh sungguh memberikan pelayanan terbaik bagi Seluruh peserta didik dan lingkungannya untuk selalu meningkatkan pembelajaran, walaupun dilaksanakan DARING, dan selalu mematuhi Protokol kesehatan.

Seperti disampaikan pemerintah, mau tidak mau kita semua tampaknya harus memasuki era new normal. Tentu saja ini menjadi beban berat bagi para pelaku pendidikan. Pasalnya, kurikulum pendidikan yang ada saat ini tidak dirancang untuk kondisi-kondisi khusus seperti pandemi. Lagi pula, siapa yang bakal membayangkan bahwa kita semua akan diterjang badai Covid-19?

Di sisi lain, ‘kembali ke sekolah’ tampaknya menjadi kebutuhan yang tak kalah penting. Pasalnya, seperti dikutip dari CNN Indonesia, pandemi Covid-19 yang memaksa anak-anak belajar di rumah, ternyata berpengaruh pada capaian pendidikan siswa dan kondisi psikososial. Covid-19 menyebabkan banyak siswa yang merasa terisolasi dari relasi pertemanan, merasa takut terpapar virus, bosan dengan situasi di rumah, hingga merasakan dampak dari ketegangan di dalam keluarga yang secara ekonomi terdampak

Untuk menjamin hak-hak anak memperoleh pendidikan dapat terpenuhi, serta untuk memastikan keselamatan jiwa dan kesehatan mereka terjaga, revisi kurikulum pendidikan yang menyesuaikan dengan kondisi pandemi menjadi kebutuhan mendesak untuk saat ini. Apalagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim telah menargetkan semester awal dimulai bulan Juli. Meskipun tentu saja, keputusan kapan sekolah bisa mulai dibuka kembali, tergantung hasil koordinasi antara Mendikbud dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Di berbagai pemberitaan media massa, para pakar pun sudah membeberkan skenario terbaik untuk penerapan new normal di sekolah. Dari sekian banyak skenario, yang paling sering disampaikan adalah kombinasi antara pertemuan tatap muka di kelas (dengan jumlah siswa lebih sedikit) serta pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan internet.

Implikasi dari skenario tersebut, pendidik mesti merancang cara penyampaian bahan ajar yang paling efektif, khususnya dalam pembelajaran secara daring. Namun pada prinsipnya, apapun media yang dipergunakan, pembelajaran daring maupun luring harus mampu menghasilkan knowledge (pengetahuan), skill atau keterampilan, dan character (karakter).

Di sinilah letak tantangannya. Di sela waktu yang cukup sempit menjelang dimulainya semester baru, segala persiapan harus dibuat dengan benar-benar matang lalu dieksekusi dengan sempurna.

Agar pelaksanaan Kurikulum 2013 di masa Pandemi dapat berjalan dengan baik, perlu dilakukan pelatihan bagi para guru yang akan melaksanakan kurikulum tersebut.

Pelatihan  ini diadakan di Ruang Khusus  SMP Negeri 4 Kepil, yang dilaksanakan pada tanggal  7 sampai dengan 9 Juni 2021. Pelatihan ini mengusung Tema “Workshop Penyusunan KTSP Masa Pandemi Covid-19”. Pada pelatihan ini, SMP Negeri 4 Kepil  mengundang Bapak Truko Tiyanto, .MPd. selaku Pengawas SMP Kabupaten Wonosobo, sebagai Nara Sumber.

Undangan lainnya adalah Semua Anggota Komite sekolah serta Perwakilan Pengurus OSIS SMP Negeri 4 Kepil.

Pelatihan ini sekaligus pemeriksaan  perangkat pembelajaran yang sudah dibuat oleh para guru dan Kesepakatan atau komitmen bersama untuk penyusunan perangkat kurikulum serta administrasi pembelajaran.

Berikut adalah dokumentasi Pelaksanaan Workshop KTSP SMP N 4 Kepil Tahun Pelajaran 2021 / 2022. :



















 

 


Senin, 29 Juni 2020

BERGABUNG DI GOOGLE CLASROOM


Cara Pembelajaran dengan Google Classroom
Assalaamu’alaikum Wr.Wb...
He hee.... Kembali lagi dunia pendidikan direpotkan dengan Model pembelajaran yang baru, dan sangat menguras energi baik bagi Guru, siswa.... bahkan orang Tua Siswa... ya gak?
Kondisi pandemi covid 19 membuat pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ( PJJ ) banyak dilakukan oleh para guru di setiap sekolah.  Salah satu aplikasi yang sering dijadikan media adalah Google Classroom. Aplikasi ini merupakan  sebuah fitur yang efisien, mudah digunakan, dan membantu Guru dalam mengelola tugas. Classroom memudahkan guru dalam  membuat kelas, mendistribusikan tugas, memberi nilai, mengirim masukan, dan melihat semuanya di satu tempat. Tentu saja dengan classroom ini pembelajaran dikasanakan secara daring.
Gak papa... smoga semua itu justru memberikan kita para guru Siswa dan Ortu semakin pintar dan kreatif.
SMP N 4 Kepil Sudah siap menghadapi itu semua,.... walaupun kadang2 sangat direpotkan oleh koneksi Internet yang super low alias lambaaaaat....dan signal paketan HP siswa yang gak sebaik di Perkotaan.... maklumlah he heee....
Okeee.... marilah kita langsung aja masuk ke materi pembahasan kita kali ini ya?
Tapi..... ini tutorial  khusus  untuk siswa ya? ... untuk Guru  hanya sekedar mengingatkan aja ...udah khan?
Beberapa manfaat penggunaan aplikasi ini diantaranya yaitu :
  • Guru dapat membagikan materi pelajaran/silabus
  • Guru juga dapat memberikan/mengirimkan tugas
  • Mengadakan Tes, ulangan , ujian/kuis ataupun penilaian lainnya yang relevan dengan K-13
  • Guru dan siswa dapat melakukan Tanya jawab secara interaktif
  • Siswapun dapat melihat tugas mendatang lewat Google Calendar
Selain relatip aman dalam penggunaannya, Google Clasroom juga dapat dijangkau menggunakan laptop ataupun smartphone. Kelebihan lain dari
Google Classrom yaitu sebagai  bagian dari G Suite dan terhubung ke fitur-fitur yang dimilikinya. Karenanya  guru dan siswa  dapat langsung meng akses ke Google Drive, Kelender, Hangouts Meet, Sheets, Slide, dan juga Gmail.
Yuk Kita mulai azaaa...................
Memulai Google Classroom :
Apabila menggunakan handphone, Anda dapat langsung mendownloadnya dari App Store atau Play Store.Kemudian instal :
Apabila menggunakan komputer Anda dapat mendownloadnya melalui tautan berikut : Google Classroom

Selanjutnya : Untuk yang bergabung ke kelas yang sudah ada. Anda dapat melanjutkan di Hp atau pun di PC dengan cara berikut :
  • Anda langsung login ke aplikasi Google Classroom atau akses lewat peramban di PC Anda.
  • Langsung Klik Get Started, dan pilih email Google yang ingin digunakan untuk bergabung di Google Classroom.
  • Tekan tanda plus (+) di pojok kanan.
  • Ada dua pilihan, yaitu Join Class ( bergabung dengan kelas yang sudah ada ) dan Create Class ( membuat kelas baru ). Jika Anda bermaksud untuk bergabung di salah satu kelas, pilih Join Class.
  • Setelah gabung ke kelas, Masukkan 7 digit Class Code yang sudah diberikan terlebih dahulu. kalau belum dapat code yang dimaksud, segera tanyakan ke guru Anda.
  • Jika sudah tergabung ke dalam kelas, Anda bisa melihat tugas atau materi yang dibagikan guru di Stream atau Classwork. Coba Anda klik mungkin ada tugas dari guru.
Apabila akan membuat kelas ( karena Anda seorang guru misalnya ) maka caranya seperti berikut :
  • Sama seperti tadi, Anda Masuk ke aplikasi Google Classroom atau akses lewat browser di komputer .
  • Klik mulai (Get Started ), dan pilih alamat email Google Anda yang ingin digunakan untuk bergabung di Google Classroom.
  • Tekan tanda plus (+) di pojok kanan.
  • Seperti tadi , akan ada dua pilihan, yaitu Join Class dan Create Class. Pilih Create Class.
  • Ada dua pilihan, yaitu teacher/student. Anda bisa memilih salah satunya.
  • Isi kolom class name, section, subject, dan room.
  • Setelah kelas dibuat, Google Classroom akan otomatis generate class code. Anda bisa membagikan class code ini kepada para murid agar bisa Join Class.
  • Pada bagian Classwork, Anda bisa mengunggah materi, memberikan tugas, atau mengadakan kuis.
  • Anda dapat membuat pertanyaan kuis tidak perlu diketik satu per satu di bagian question/pertanyaan. Jadikan satu file, kemudian unggah dengan klik Add.
  • Jangan lupa tetapkan skor maksimum yang bisa didapat pelajar dan tenggat waktu (due). Kemudian klik Assign.
  • Lakukan hal yang sama untuk memberikan tugas berupa daftar pertanyaan. Jadikan satu file, kemudian unggah dengan klik Add.
  • Jangan lupa tetapkan skor maksimum yang bisa didapat pelajar dan tenggat waktu (due). Kemudian klik Ask.
  • Cara Mengakses area Classroom lainnya
  • Untuk siswa, saat login, Anda akan melihat kelas yang dibuat oleh pak Guru dan bu Guru kalian ya?. Klik Gabung untuk menambahkan diri Anda ke kelas. Untuk mengetahui detailnya, lihat Bergabung dengan kelas.
  • Untuk Guru  dan siswa, klik Menu  untuk mengakses area Classroom lainnya.
  • Kelas—Untuk siswa, buka kelas Kamu. Untuk Guru,, lihat cara membuat kelas.
  • Kalender—Untuk siswa, lihat kalender kelas Anda. Untuk Guru, pantau tugas siswa pada kalender kelas.
  • Tugas—Untuk siswa, buka Melihat semua tugas untuk kelas. Untuk pengajar, buka Melihat tugas siswa di halaman Daftar tugas.
  • Setelan—Mengubah foto profil atau sandi Anda. ( sumber : https://support.google.com/edu/classroom/answer )
Demikianlah semoga membantu Anda menyiapkan kelas daring untuk KBM Daring. Tapi untuk lebih Jelasnya......sambil jalan yah?  pokoke uthak-uthik terus jangan bosen,,,,  Okeeeeee ????....Semoga bermanfaat.
Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.... daaaa,,,,,,

Jumat, 05 Juni 2020

Carane Membuat Soal Online nang Google Drive


Cara ne gawe soal online 
Assalaamu’alaikum Wr.Wb....
Buat temen temen aku yang baik hati ..... monggo yang mau buat soal online silakan baca .... oke...?  
he heee.... maaf ya... ini hanya untuk kalangan sendiri jangan disebar luaskan ... ngisin isini wong aku yo ra iso ....
oke teman teman.....Google itu lengkap fiturnya, dan kebanyakan gratis.... kaya ngendikane pak PARWANTO wingi kae...... Sudah pada tahu kan ya? Nah, karena itu kali ini kita akan mencoba menjelaskan bagaimana cara membuat soal online atau kuis atau latihan soal, bahkan ujian (tes)  yang digunakan secara online. Menarik bukan Bapak dan Ibu Guru. Yuk disimak tutorialnya berikut ini. Salah satu fasilitas milik google yang dapat dimanfaatkan secara gratis adalah google drive. Tidak hanya untuk tempat menyimpan file secara online, google drive juga bisa dipakai untuk membuat soal online.
Cara Membuat Soal Online dengan Memanfaatkan Google Drive
Sudah punya akun di google kan? Pastilah, saya yakin. Cukup dengan membuat email di google, kita sudah punya akun google. Kalau belum, Bapak dan Ibu Guru harus membuat alamat email dulu di google (gmail) supaya bisa memanfaatkan fitur Google Drive untuk membuat soal atau kuis atau ulangan secara online ini.

Baca Cara Membuat Email di Gmail (Google)

Berikut adalah langkah-langkah cara membuat soal online di google drive.
·                     Pada posisi login, buka google drive anda di http://drive.google.com
·                     Atau anda dapat mengklik alamat tersebut (google drive) terlebih dahulu, kemudian login.
·                     Klik tombol BARU pada akun google drive anda (lihat gambar berikut).


·                     Muncul menu drop down, tampilannya seperti gambar berikut. Klik tulisan lainnya.
·                     Kemudian muncul menu drop down yang baru, tampilannya seperti gambar berikut. Lalu klik tulisan GOOGLE FORMULIR dengan sebuah icon berwarna ungu.
sing dipanah kuwi yo? ha haaa........


·                     Setelah diklik bagian Google Formulir maka akan terbuka sebuah tab baru, yaitu tab Google Formulir yang berbingkai warna ungu. Tampilannya seperti gambar berikut.
·                     Karena anda untuk pertama kali masuk ke google formulir, maka akan ada sebuah jendela pop up yang menawarkan TUR Untuk MENGENAL TAMPILAN DAN FITUR GOOGLE FORMULIR. Anda bisa pilih IKUTI TUR jika ingin melihatnya. Dan ingin meneruskan tutorial ini, silakan klik tombol LAIN KALI atau klik tanda X di sudut kanan atas jendela pop up tersebut.

·                     Sekarang perhatikan gambar berikut.
·                     Misalnya sebuah soal pilihan ganda yang saya buat seperti ini. (Lihat gambar).



·                     Untuk menambahkan pertanyaan, perhatikan menu yang terdapat di sebelah kanan formulir. Klik tanda + (lihat gambar berikut).



·                     berikutnya akan terbuka form untuk membuat pertanyaan baru di bagian bawah pertanyaan pertama tadi. Lihat gambar berikut.

·                     Demikian seterusnya sampai semua soal selesai dituliskan.
·                     Kemudian beri nama dokumen soal ini dengan cara mengklik dan mengetikkan NAMA DOKUMEN (FORMULIR SOAL ONLINE) sesuai yang anda inginkan. Formulir ini akan tersimpan di google drive anda. Lihat gambar berikut.



·                     Setelah soal-soal ditulis satu per satu, perhatikan menu yang ada di sebelah kanan atas. Lihat Gambar berikut.
·                     Menu-menu tersebut adalah:

·                     Pengaya, yang berisi Choice eliminator 2 dan doc Appender
·                     Pallet Warna, untuk mempercantik tampilan dengan mengubah warna
·                     Pratinjau, untuk melihat bagaimana kuis online ditampilkan di layar komputer siswa. 
·                     Setelan, untuk mengatur bagaimana settingan kuis (soal online kita) yang terdiri dari beberapa menu penting seperti apakah siswa harus login dan hanya dapat memberikan kali 1 tanggapan saja, notifikasi apakah jawaban sudah terkirim atau belum, apakah siswa dapat melihat skornya, dan lain-lain. Untuk menu setelan ini akan kita bahas pada tutorial selanjutnya.
·                     Langkah berikutnya adalah klik menu TANGGAPAN yang terdapat di sebelah kanan menu PERTANYAAN pada formulir soal kuis anda. Perhatikan Gambar berikut.



·                     Akan terbuka tab TANGGAPAN seperti gambar berikut. Lalu aktifkan TANGGAPAN (artinya menerima jawaban yang diberikan siswa) sehingga tombol tanggapan berwarna ungu.



·                     Perhatikan tanda titik 3 buah yang berderet ke bawah. Di sana dengan mengkliknya nanti, kita bisa mendownload jawaban yang diberikan siswa setelah mereka mengikuti ujian online dalam bentuk file excel.
·                     Berikutnya, soal kuis online sudah dapat dipublikasikan, dalam bentuk email, atau memberikan link, atau menyematkannya ke blog atau website dengan cara mengklik menu KIRIM yang ada di bagian layar sebelah kanan atas.
Demikian iseng2 carane gawe soal online.... semoga bermanfaat nggih?
Ha haaaa.... aku yo bingung kok......daaaa ???